Setiap menjelang bulan Agustus, masyarakat Indonesia dari berbagai kalangan mulai merangkai spanduk, ucapan media sosial, hingga spanduk Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Namun, penulisan HUT RI yang benar masih sering luput dari perhatian hingga menimbulkan kekeliruan tata bahasa Indonesia yang kaprah di tengah publik.
Penyebab Kesalahan Penulisan Kata
Banyak orang secara refleks mengetik urutan frasa yang kurang tepat saat membuat ucapan perayaan nasional ini.
Bentuk ucapan seperti “HUT RI ke-81” sebenarnya tidak tepat karena penempatan angka tersebut mengubah makna kalimat.
Kesalahan letak angka urutan tersebut dapat memberikan makna rancu seolah-olah negara Republik Indonesia berjumlah 81. Oleh karena itu, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa menyarankan posisi urutan angka dipindah ke depan nama negara.
Tata Cara Penulisan HUT RI yang Sesuai Kaidah
Penulisan yang benar dan direkomendasikan adalah “HUT ke-81 RI” atau “Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia”. Angka 81 diletakkan langsung setelah kata “ke-” untuk menjelaskan urutan usia ulang tahunnya.
Selain itu, penggunaan kata “Dirgahayu” juga perlu diperhatikan agar tidak terjadi pengulangan kata yang berlebihan. Kata “Dirgahayu” sudah mengandung arti panjang umur, sehingga tidak perlu digabung lagi dengan kata “HUT”.
Tabel Perbandingan Penulisan Tepat dan Salah
Untuk memudahkan pembuatan spanduk maupun poster digital, berikut adalah daftar perbandingan penulisan yang bisa dijadikan acuan lengkap:
| Penulisan Salah (Tidak Tepat) | Penulisan Benar (Sesuai Kaidah) |
| HUT RI ke-81 | HUT ke-81 RI |
| Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-81 | Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia |
| Dirgahayu RI ke-81 | Dirgahayu Republik Indonesia |
| Dirgahayu HUT RI ke-81 | Dirgahayu Republik Indonesia |
| Peringatan Dirgahayu RI ke-81 | Peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 RI |
| Selamat Dirgahayu Republik Indonesia | Selamat Hari Ulang Tahun Republik Indonesia |
Memahami aturan tata bahasa ini sangat penting agar ucapan perayaan Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 pada tahun 2026 ini disampaikan secara rapi, jelas, dan santun sesuai aturan bahasa baku.