Kebingungan menentukan penulisan antara kata survei atau survey sesuai rujukan KBBI kerap dialami masyarakat saat menyusun dokumen resmi maupun tulisan ilmiah. Penjelasan tata bahasa baku ini menjawab keraguan publik terkait mana bentuk kata baku yang tepat menurut pedoman bahasa Indonesia.
Makna Kata Berdasarkan Kamus Utama
Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), bentuk baku yang benar adalah survei dengan menggunakan huruf akhir “i”.
Adapun penulisan seperti “survey” maupun “survai” dikategorikan sebagai bentuk kata tidak baku yang harus dihindari.
Kata survei memiliki arti sebagai teknik riset dengan memberi batas jelas atas data, tindakan penyelidikan, peninjauan, hingga proses pengukuran tanah. Istilah ini merujuk pada kegiatan seseorang dalam mengamati situasi atau lokasi tertentu secara langsung.
Contoh Penggunaan Kata yang Tepat
Penggunaan kata ini dapat diterapkan dalam kalimat perintah seperti, “Tugas Anda adalah melakukan survei lokasi di dua tempat.”
Contoh penerapan lainnya tampak pada kalimat, “Setelah rumahnya disurvei, Anda wajib memberi laporan kepada pimpinan dan menunggu arahan selanjutnya.”
Pemahaman atas penggunaan penulisan kata baku ini penting diterapkan agar penyusunan laporan, karya ilmiah, maupun komunikasi formal sehari-hari menjadi lebih tepat dan profesional sesuai kaidah bahasa Indonesia.