Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2026, berbagai persiapan mulai dimatangkan oleh panitia Karang Taruna, sekolah, hingga instansi perusahaan. Agar perayaan HUT RI tidak membosankan dan makin berkesan, menghadirkan variasi Lomba 17 Agustus Kekinian adalah kunci utama untuk membakar semangat serta mengundang gelak tawa warga.
Berikut adalah 40 ide Lomba 17 Agustus Kekinian update 2026 lengkap dengan panduan aturan main serta alur permainannya yang telah dikemas ulang agar mudah dipahami dan dipraktikkan.
1. Lomba Caterpillar Ulat Bulu
Permainan ini melatih koordinasi kelompok saat bergerak maju menuju garis penentu secara bersamaan. Peserta mengapit balon menggunakan badan tanpa bantuan tangan sepanjang lintasan arena. Karang Taruna sering memilih permainan ini untuk memeriahkan panggung kemerdekaan.
Aturan Main Utama:
- Setiap kelompok berisi tujuh orang peserta.
- Tangan peserta dilarang menyentuh permukaan balon.
- Balon terjatuh memaksa barisan berhenti total.
- Formasi kelompok wajib utuh hingga akhir.
Langkah Permainan:
- Peserta berbaris rapi di garis awal.
- Pemain depan berlari mengambil satu balon.
- Balon diletakkan di antara badan peserta.
- Kelompok bergerak bersama menuju garis penentu.
2. Lomba Spiderball
Kompetisi ini menguji kerja sama fisik antara pemegang kain dan pemungut objek. Peserta di atas sarung harus menjaga keseimbangan agar tidak terjatuh ke lantai. Panitia setempat menetapkan durasi bermain selama tiga menit per babak.
Panduan Permainan:
- Ketentuan Tim: Kelompok terdiri atas lima orang peserta (4 pengangkat sarung, 1 pemungut bola).
- Target: Bola dikumpulkan sebanyak mungkin dalam wadah tanpa terjatuh dari kain sarung.
- Alur Pergerakan:
- Empat peserta mengangkat kain sarung bersama.
- Peserta kelima berbaring/berada di atas kain.
- Tim bergerak mengelilingi area arena untuk memungut bola menggunakan kedua tangan.
3. Lomba Hamsterball
Tantangan Lomba 17 Agustus Kekinian yang satu ini menuntut fokus tinggi agar bola tidak menggelinding keluar dari jalur zig-zag. Karyawan perusahaan dan murid sekolah sangat menyukai variasi perayaan kemerdekaan ini karena membutuhkan ritme dan ketenangan ekstra.
Aturan & Panduan Play:
- Formasi: Tim berdiri sejajar di samping lintasan kardus bekas.
- Aturan: Setiap tim (10 orang) harus mengarahkan bola mengikuti jalur kardus menuju garis akhir. Bola dilarang keras jatuh dari atas lintasan; jika melanggar, tim wajib mengulang dari titik awal.
4. Lomba Perang Naga
Permainan ketangkasan ini menghadirkan suasana riuh saat peserta saling mengejar balon musuh. Kelompok harus bertindak taktis menjaga ekor barisan sambil menyerang tim lain. Panitia Karang Taruna biasa menggelar acara ini di lapangan terbuka.
- Anggota: 5 orang peserta dalam satu barisan memanjang.
- Misi: Memecahkan balon yang terikat di pinggang peserta paling belakang milik tim lawan.
- Syarat: Formasi barisan dilarang terputus saat bergerak melindungi balon kelompok sendiri.
5. Lomba Balap Sarung
Keseruan terjadi saat tiga peserta berusaha berjalan cepat dalam satu sarung sempit. Gerakan kaki yang serempak menentukan kelajuan tim menuju garis bendera. Pemerintah daerah sering menyelipkan acara hiburan ini dalam peringatan HUT RI.
standardisasi permainan ini meliputi:
- Penggunaan Sarung: Satu sarung dipakai tiga orang sekaligus secara berjejer.
- Misi Bendera: Tim bergerak ke garis seberang untuk mengambil satu bendera lalu membawanya kembali ke titik awal. Sebanyak lima bendera wajib dikumpulkan secara utuh.
6. Lomba Mancing Kerupuk
Variasi perayaan kemerdekaan ini menggabungkan ketenangan memegang pancingan dan kecepatan mengunyah. Peserta duduk berjejer sambil menjaga kestabilan posisi tali pancing. Gelak tawa penonton selalu mewarnai jalannya perlombaan unik ini.
Tata Cara Pelaksanaan:
- Setiap tim terdiri dari tiga orang peserta yang duduk berjejer memegang gagang pancingan.
- Peserta menyodorkan pancingan berisi kerupuk tepat ke arah mulut tim lawan.
- Tangan dilarang menyentuh kerupuk maupun tali pancing. Tim lawan harus mengunyah dan menghabiskan kerupuk secepat mungkin.
7. Lomba Lompat Lawan Kata
Konsentrasi peserta diuji penuh melalui instruksi verbal yang mengecoh dari panitia. Ketika instruktur menyebut arah kanan, seluruh barisan wajib melompat ke kiri. Kegiatan ini sangat cocok dimainkan oleh guru dan siswa di sekolah maupun warga pemuda.
Ringkasan Aturan:
- Peserta: Kelompok berisi 7 orang berbaris lurus ke belakang.
- Instruksi: Melompat ke arah yang berlawanan dari perintah lisan instruktur.
- Diskualifikasi: Kesalahan arah lompatan dari salah satu anggota langsung membuat tim gugur.
8. Lomba Tower Cup
Kecepatan tangan dan ketenangan berpikir menjadi kunci dalam merangkai menara gelas plastik. Setiap anggota kelompok bergantian menumpuk gelas hingga batas waktu berakhir. Perlombaan ini menghemat biaya serta sangat fleksibel dilakukan di dalam ruangan.
- Durasi Permainan: 30 detik.
- Mekanisme: Panitia membagikan gelas plastik dalam jumlah sama, lalu peserta menyusun gelas secara estafet bergantian.
- Penentuan Pemenang: Menara tertinggi dan paling kokoh saat waktu habis dinyatakan sebagai pemenang.
9. Lomba Sedotan Challenge
Tantangan memindahkan kertas dengan daya hisap sedotan ini melatih pernapasan serta ketangkasan. Anggota tim bergantian mengambil kertas dari meja menuju wadah penampung. Acara ini menjadi salah satu pilihan Lomba 17 Agustus Kekinian yang sangat diminati oleh anak-anak maupun remaja desa.
Aturan Main:
- Gunakan sedotan bersih untuk menghisap potongan kertas tanpa menyentuhnya dengan tangan.
- Pindahkan kertas ke dalam wadah gelas penampung.
- Lakukan proses ini secara bergiliran dalam durasi waktu 30 detik. Kertas terbanyak menjadi pemenang.
10. Lomba Memindahkan Air Lingkaran
Formasi melingkar memaksa peserta bergerak kompak saat mengambil air dari ember penampungan. Air dipindahkan ke wadah tujuan dengan cara menggeser posisi badan secara berputar. Permainan ini melatih kesabaran serta kekompakan fisik seluruh anggota.
- Jumlah Anggota: 4 orang per tim.
- Posisi Kendali: Lengan peserta saling mengait membentuk lingkaran dan tidak boleh terlepas sepanjang permainan.
- Prosedur: Setiap orang memegang satu gelas plastik, berputar mengambil air di ember, lalu menuangkannya bersama ke wadah penampung utama.
11. Lomba Estafet Hanger
Peserta ditantang memindahkan gantungan baju tanpa keluar dari lembaran kertas alas berdiri. Keseimbangan tubuh dan kerapian koordinasi tali menjadi faktor penentu kemenangan. Kompetisi ini menghadirkan ketegangan seru di area pertandingan.
Panduan Utama:
- Kelompok terdiri dari 7 orang yang wajib berdiri tepat di atas alas kertas.
- Gantungan baju (hanger) digeser berurutan antarpeserta menggunakan seutas tali yang dipegang kedua tangan.
- Jika hanger atau kaki peserta jatuh keluar dari alas, tim wajib mengulang permainan dari awal.
12. Lomba Estafet Balon Sarung
Dua pasangan dalam satu tim saling melempar dan menangkap balon udara memanfaatkan lembaran sarung. Koordinasi kekuatan lemparan serta ketepatan tangkapan sangat mempengaruhi kelancaran permainan. Olahraga hiburan ini diminati warga masyarakat pedesaan.
Alur Kompetisi:
- Tim berisi 4 orang yang dibagi menjadi dua pasangan.
- Pasangan pertama melempar balon menggunakan sarung, lalu pasangan kedua menangkapnya juga menggunakan sarung.
- Tangan dilarang menyentuh balon secara langsung. Balon yang pecah memaksa tim mengulang permainan.
13. Lomba Estafet Bola Kepala
Kelincahan menggerakkan kepala menjadi tantangan utama saat mengoper bola kecil antar peserta. Penonton akan tertawa melihat gestur tubuh peserta yang berusaha menyeimbangkan gelas di dahi. Kegiatan ini sering diadakan oleh organisasi pemuda Karang Taruna.
- Peralatan: Gelas plastik yang diikatkan pada dahi setiap peserta.
- Tantangan: Memindahkan bola dari gelas peserta depan ke peserta belakang tanpa bantuan tangan.
- Konsekuensi: Bola yang terjatuh mewajibkan peserta mengalirkan bola kembali dari awal.
14. Lomba Estafet Pukul Paku
Sensasi pusing akibat putaran gajah membuat arah lari peserta menjadi tidak terarah dan lucu. Ketepatan mengayunkan pemukul kayu ke paku sangat diuji dalam situasi tubuh kurang seimbang. Perlombaan khas ini selalu mengundang gelak tawa penonton.
Aturan Main Ringkas:
- Peserta wajib melakukan putaran gajah sebanyak 5 kali di titik start.
- Berlari menuju balok kayu dan memukul paku tepat satu kali.
- Pemukul diserahkan ke anggota tim berikutnya hingga paku menancap sempurna.
15. Lomba Merias Wajah Mata Tertutup
Ibu-ibu dan remaja putri sangat menyukai Lomba 17 Agustus Kekinian yang mengandalkan kejelian rasa ini. Hasil polesan wajah yang acak-acakan menjadi daya tarik utama yang sangat menghibur panggung malam keakraban.
- Format: Berpasangan (1 penata rias & 1 model).
- Syarat: Mata penata rias ditutup rapat menggunakan kain gelap.
- Penilaian: Dewan juri menilai berdasarkan kombinasi kerapian, kreativitas, dan nilai estetika humor dari hasil riasan.
16. Lomba Pensil Masuk Botol
Kekompakan tali yang ditarik oleh lima peserta menentukan arah masuknya pensil ke dalam mulut botol. Komunikasi verbal yang baik dibutuhkan agar pensil tidak bergoyang menjauhi target. Perlombaan ini menjadi tradisi perayaan kemerdekaan yang selalu dinanti.
Langkah Permainan:
- Setiap kelompok (5 orang) berdiri mengelilingi botol kosong.
- Masing-masing peserta memegang seutas tali yang terhubung ke satu pensil.
- Peserta mengatur tarikan tali secara bersama-sama untuk mengarahkan pensil masuk ke mulut botol tanpa menyentuhnya secara langsung.
17. Lomba Senam Kreasi Kemerdekaan
Pemerintah kabupaten dan kecamatan sering mengadakan lomba senam kreasi untuk menggalakkan pola hidup sehat. Peserta mengenakan pakaian unik bernuansa merah putih saat memperagakan koreografi. Kecerian musik kemerdekaan membakar semangat seluruh warga yang menyaksikan.
- Materi Penilaian: Koreografi gerakan, kekompakan tim, keselarasan dengan lagu iringan, serta keunikan kostum merah-putih.
- Pelaksanaan: Tim tampil di panggung utama sesuai durasi yang ditentukan oleh dewan juri.
18. Lomba Balap Bakiak
Permainan tradisional ini membutuhkan irama berjalan yang kompak antara peserta depan, tengah, dan belakang. Komando aba-aba dari peserta paling depan sangat menentukan kecepatan bakiak melaju. Sorak-sorai penonton menambah keseruan kompetisi lapangan ini.
Aturan Bakiak:
- Tiga orang peserta berdiri di atas satu pasang papan bakiak panjang.
- Kaki peserta terikat pada selang papan kayu.
- Gerakan berjalan harus serempak menuju garis finis; jika terjatuh, tim harus memperbaiki posisi sebelum melanjutkan.
19. Lomba Voli Buta

Penutupan net voli menggunakan kain atau terpal membuat peserta tidak dapat melihat pergerakan lawan di seberang. Refleks cepat sangat dibutuhkan saat bola mendadak muncul dari balik pembatas net. Perlombaan ini memicu kehebohan di kalangan pemuda desa.
- Sistem: Tim terdiri dari 6 orang pemain.
- Ketentuan Net: Seluruh area pembatas net ditutup kain terpal hitam pekat hingga tidak tembus pandang.
- Skor: Menggunakan aturan perhitungan angka voli standar hingga babak usai.
20. Lomba Voli Balon Air Net Tertutup
Sensasi bermain voli menggunakan balon berisi air menambah keseruan karena risiko balon pecah dan membasahi pakaian. Pandangan yang terhalang kain terpal memaksa peserta mengandalkan kepekaan pendengaran. Acara Lomba 17 Agustus Kekinian ini sangat disukai saat cuaca panas terik.
Panduan Main:
- Tim berisi 6 orang yang dibagi menjadi 3 pasangan pemegang kain sarung.
- Balon air dilempar dan ditangkap melewati net tertutup menggunakan kain sarung.
- Setiap balon yang pecah di area lawan akan menghasilkan poin keunggulan.
21. Lomba Tebak Gerakan
Ekspresi wajah dan gerakan tubuh peserta yang lucu saat memperagakan kata kerap memancing tawa penonton. Kelompok harus mampu membaca isyarat fisik dalam durasi waktu yang sangat singkat. Kompetisi ini cocok untuk acara panggung malam keakraban.
- Aturan Utama: Pemeraga dilarang mengeluarkan suara atau bisikan sedikit pun saat memeragakan kata dari panitia.
- Mekanisme: Anggota tim menebak kata dalam batasan waktu yang ditentukan. Jawaban benar terbanyak menjadi pemenang.
22. Lomba Estafet Tuang Air
Menuang air ke belakang tanpa melihat wadah rekan tim menyebabkan air sering tumpah menyirami kepala peserta. Kebersamaan dan kepasrahan peserta saat disiram air menjadi momen menggelikan. Panitia menyiapkan ember besar sebagai penampung akhir.
Langkah Estafet:
- Kelompok terdiri dari 8 orang berbaris lurus ke belakang dengan memegang ember kecil di atas kepala.
- Peserta paling depan menuangkan air ke wadah peserta di belakangnya tanpa boleh menoleh.
- Proses berlanjut hingga peserta paling akhir, kemudian volume air diukur oleh panitia.
23. Lomba Karaoke Angkat Barbel
Inovasi perlombaan ini menggabungkan olah vokal dan ketahanan fisik saat bernyanyi. Mikrofon yang terikat barbel membuat nada suara peserta sering bergetar menahan beban berat. Hiburan unik ini sukses menyedot perhatian seluruh warga desa.
- Ketentuan: Mikrofon diikatkan pada beban barbel.
- Tantangan: Peserta wajib mengangkat barbel sejajar dengan mulut sepanjang menyanyikan lirik lagu karaoke di panggung.
24. Lomba Sepeda Lambat
Keseimbangan tubuh diuji secara maksimal ketika peserta harus menjaga sepeda tetap berdiri dalam kelajuan rendah. Peserta yang tergesa-gesa justru akan gugur karena melebihi kecepatan atau terjatuh. Perlombaan ini mengundang perhatian penonton di pinggir jalan desa.
Syarat Kemenangan:
- Kaki peserta dilarang keras menyentuh permukaan tanah arena.
- Sepeda harus tetap berada di dalam garis jalur yang ditentukan.
- Peserta yang paling lambat menyentuh garis finis tanpa jatuh dinyatakan sebagai pemenang.
25. Lomba Tisu Angin
Tiupan angin mulut peserta harus konsisten agar selembar tisu tetap berada di udara selama perjalanan. Pengendalian napas dan kesabaran menjadi kunci utama agar tidak kehilangan kendali atas tisu. Anak-anak sangat menikmati kompetisi individu ini.
- Aturan: Tisu dilepaskan di udara, lalu peserta meniupnya dari bawah sambil berjalan maju menuju garis finis.
- Diskualifikasi: Tisu yang terjatuh menyentuh tanah membuat peserta langsung dinyatakan gugur.
26. Lomba Lilin Halang Rintang
Ketenangan tangan saat melompati atau merayap di bawah rintangan sangat menentukan keberhasilan menjaga api lilin. Angin malam atau gerakan terburu-buru bisa langsung memadamkan kobaran api. Karang Taruna sering menggelar acara ini pada malam hari.
- Start: Peserta menyalakan lilin di garis awal.
- Tantangan: Melewati rintangan kayu dan tali sambil melindungi api dari tiupan angin.
- Syarat: Jika api padam, peserta wajib kembali ke titik start awal.
27. Lomba Topi Kerucut
Keterbatasan jarak pandang akibat topi kerucut membuat gerakan peserta menjadi canggung dan sering salah arah. Gelak tawa pecah saat peserta mengambil benda yang keliru di dalam lapangan. Panitia menyiapkan berbagai hadiah menarik untuk perlombaan ini.
- Peralatan: Topi berbentuk kerucut dengan lubang sangat kecil di ujungnya dipasangkan menutupi wajah peserta.
- Misi: Berjalan mengambil objek target sesuai petunjuk panitia dan memasukkannya ke dalam wadah.
28. Lomba Tiup Bola Pingpong
Adaptasi olahraga sepak bola ini memanfaatkan embusan napas peserta untuk menggiring bola pingpong kecil. Arena pertandingan dibuat di atas papan meja datar dengan gawang kertas kecil. Perlombaan meja ini menghemat ruang serta sangat mengasyikkan.
Panduan Arena Meja:
- Bola diletakkan di tengah meja.
- Peserta saling meniup bola untuk mencetak gol ke gawang kertas lawan tanpa menyentuh meja dengan tangan.
- Pencetak gol terbanyak keluar sebagai pemenang.
29. Lomba Lepasin Karet Wajah
Ekspresi wajah peserta yang mengkerut dan aneh demi menurunkan karet gelang menjadi hiburan yang luar biasa. Penonton dibuat terpingkal-pingkal melihat perjuangan fisik peserta di atas panggung. Acara ini sangat populer di media sosial saat perayaan kemerdekaan 2026.
- Pemasangan: Karet gelang dilingkarkan pada area hidung/wajah peserta.
- Aturan: Tangan dilarang menyentuh karet. Peserta hanya boleh menggerakkan otot wajah hingga karet bergeser turun ke leher.
30. Lomba Makan Kerupuk Tarik Sarung
Tantangan memakan kerupuk menjadi berlipat ganda karena peserta harus melawan tarikan sarung dari peserta lain. Kekuatan otot kaki dan koordinasi fisik sangat dibutuhkan untuk menjangkau piring kerupuk. Tradisi makan kerupuk pun menjadi semakin menantang.
- Mekanisme: Badan para peserta dilingkari oleh satu sarung besar secara berlawanan arah.
- Tujuan: Peserta saling tarik untuk menjangkau kerupuk di meja masing-masing dan menghabiskannya tanpa menggunakan tangan.
31. Lomba Memindahkan Air Spons
Peserta harus memeras spons sekuat tenaga agar seluruh air yang terserap bisa terkumpul secara maksimal di wadah kedua. Kecepatan berlari bolak-balik antar wadah menjadi kunci memenangkan permainan ini. Anak-anak SD sangat menyukai permainan basah ini.
Aturan Main:
- Celupkan spons ke dalam baskom berisi air hingga menyerap sempurna.
- Berlari menuju wadah penampung kedua dan peras spons sekuat tenaga.
- Lakukan pengulangan selama durasi 3 menit; volume air terbanyak menjadi pemenang.
32. Lomba Musical Chairs Kantor
Karyawan dari berbagai divisi kantor berkumpul mengelilingi barisan kursi sambil menari mengikuti irama lagu. Suasana menjadi mendadak tegang saat musik dihentikan secara tiba-tiba oleh operator. Permainan ini efektif melepas penat rutinitas kerja harian.
- Aturan Ringkas: Karyawan menari mengelilingi kursi. Saat musik berhenti mendadak, peserta berebut duduk. Peserta yang tidak mendapatkan kursi dinyatakan gugur.
33. Lomba Fashion Show Kemerdekaan
Karyawan swasta dan pegawai instansi kementerian menunjukkan kreativitas busana daur ulang bertema kemerdekaan. Karpet merah dibentangkan di aula kantor sebagai arena peragaan busana. Antusiasme penonton membakar semangat para peraga busana di panggung.
- Kriteria: Penilaian didasarkan pada kreativitas kostum merah-putih, kerapian, ekspresi, serta keselarasan catwalk di hadapan dewan juri.
34. Lomba Tebak Gambar Estafet
Instruksi gambar dari panitia sering berubah bentuk menjadi aneh ketika digambar ulang oleh peserta di posisi belakang. Ketidaktepatan visual antar peserta menghasilkan gelak tawa riuh di dalam ruangan kantor. Keterampilan menggambar kilat sangat diuji di sini.
Sistem Estafet:
- Peserta paling depan melihat gambar instruksi dari panitia.
- Peserta menggoreskan petunjuk gambar menggunakan jari pada punggung rekan di depannya secara berurutan.
- Peserta paling belakang menggambar di kertas dan menebak objek tersebut.
35. Lomba Menghafal Benda Kantor
Daya ingat para pekerja kantor diuji dengan melihat puluhan alat tulis dan aksesoris meja dalam waktu singkat. Peserta harus fokus mencatat kembali nama barang tanpa ada yang terlewatkan. Kegiatan sederhana ini sangat melatih daya ingat karyawan.
- Mekanisme: Peserta mengamati puluhan benda di meja selama 10 detik. Setelah wadah ditutup kain, peserta mencatat kembali nama-nama benda tersebut di kertas.
36. Lomba Estafet Hula Hoop
Kelenturan tubuh dan koordinasi fisik teruji saat hula hoop harus melewati badan tanpa melepas genggaman tangan rekan. Kelompok harus memutar badan secara lincah agar lingkaran hula hoop berpindah cepat. Rasa kebersamaan antar karyawan terjalin makin erat.
- Aturan: Seluruh anggota kelompok (7 orang) saling berpegangan tangan rapat. Hula hoop dipindahkan dari ujung awal ke ujung akhir barisan tanpa melepas ikatan tangan.
37. Lomba Makan Kerupuk Klasik
Lomba makan kerupuk sudah ada sejak era Presiden Soekarno di tahun 1950-an sebagai simbol pengingat masa kesengsaraan penjajahan. Sebagai ikon utama perayaan HUT RI, perlombaan ini tetap dipertahankan keasliannya dari tahun ke tahun.
Panduan Klasik:
- Kerupuk digantung pada tali rafia setinggi wajah.
- Tangan peserta diikat rapi di belakang punggung.
- Peserta tercepat yang menghabiskan kerupuk hingga lepas dari tali dinyatakan sebagai pemenang.
38. Lomba Joget Balon
Anak-anak sekolah dasar terlihat sangat menggemaskan saat berjoget menjaga balon agar tidak jatuh ke lantai. Gerakan panggul dan koordinasi pergerakan harus seirama dengan alunan musik gembira. Gelak tawa para orang tua memenuhi area panggung.
- Format: Pasangan 2 anak menghimpit balon di antara perut mereka.
- Tantangan: Berjoget mengikuti musik tanpa membuat balon jatuh atau pecah.
39. Lomba Memecahkan Balon Air
Peserta diputar beberapa kali sebelum berjalan mengayunkan kayu ke udara mencari keberadaan balon air. Penonton sering memberikan petunjuk arah yang keliru untuk menambah kehebohan suasana perayaan. Kebasahan akibat cipratan air menjadi momen yang menyegarkan.
- Prosedur: Mata peserta ditutup kain rapat, lalu dibekali pemukul kayu. Peserta berjalan perlahan mengandalkan kepekaan rasa untuk memukul balon air yang menggantung.
40. Lomba Balap Kelereng
Keseimbangan bibir dan ketenangan pergerakan kaki diuji penuh saat membawa kelereng di atas sendok plastik. Anak-anak berusaha berjalan stabil agar kelereng tidak menggelinding jatuh ke tanah. Kategori perlombaan anak ini selalu meriah setiap tahunnya.
Aturan Main:
- Gagang sendok digigit rapat di antara bibir.
- Kelereng diletakkan di atas sendok, lalu peserta berjalan cepat menuju garis finis.
- Kelereng yang jatuh mewajibkan peserta kembali ke titik start.
Dengan daftar 40 rekomendasi Lomba 17 Agustus Kekinian di atas, perayaan Hari Kemerdekaan RI di lingkungan RT, sekolah, maupun kantor Anda dijamin berlangsung meriah, penuh tawa, dan berkesan bagi seluruh peserta.