Kementerian Sosial dan Badan Pusat Statistik (BPS) menggunakan sistem pengelompokan kesejahteraan masyarakat untuk memastikan distribusi bantuan sosial tepat sasaran. Pemahaman mengenai apa itu desil menjadi penting bagi warga agar mengetahui kategori kelayakan penerimaan dana dari pemerintah.
Sistem ini membagi populasi ke dalam sepuluh tingkat kesejahteraan berdasarkan data ekonomi nasional.
Apa Itu Desil
Desil adalah sistem pengelompokan masyarakat ke dalam sepuluh kelompok berdasarkan tingkat kesejahteraan ekonomi. Kelompok pertama menunjukkan tingkat paling rendah, sementara kelompok sepuluh berada pada posisi tertinggi.
Sistem ini dikembangkan melalui Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional oleh Kementerian Sosial bersama data Registrasi Sosial Ekonomi dari BPS. Pemerintah memakainya sebagai instrumen penentu prioritas agar program pengentasan kemiskinan benar-benar menyasar warga rentan.
Arti desil 1-4
Kelompok ini merepresentasikan masyarakat yang masuk dalam kategori sangat miskin hingga menengah bawah. Pemerintah menetapkan golongan ini sebagai prioritas utama penerima berbagai jenis bantuan sosial.
- Program Keluarga Harapan (PKH) secara khusus menyasar kelompok satu hingga empat.
- Warga dalam rentang ini memiliki peluang paling besar untuk mengakses seluruh program pengentasan kemiskinan.
Arti Desil 5
Kelompok kelima menempati posisi menengah bawah yang stabil dalam struktur ekonomi masyarakat. Warga pada kategori ini masih berhak menerima sejumlah program bantuan tertentu dengan asesmen khusus.
- Program Sembako atau BPNT dapat diakses oleh kelompok satu hingga lima.
- Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan serta layanan rehabilitasi sosial juga mencakup kategori ini.
Arti desil 6-10
Kelompok enam hingga sepuluh mencakup golongan menengah hingga warga yang dikategorikan sangat kaya. Pemerintah tidak memprioritaskan penyaluran dana bantuan sosial untuk rentang kategori ini.
Rumah tangga yang masuk ke dalam tingkatan ini otomatis dianggap sudah mampu secara mandiri. Jika status penerima sebelumnya dinonaktifkan, hal tersebut terjadi karena pembaruan data menempatkan mereka ke dalam golongan ini.
Masyarakat dapat memeriksa status kategori kesejahteraan secara mandiri melalui situs resmi atau aplikasi khusus yang disediakan instansi berwenang. Pemahaman yang baik mengenai pengelompokan ini diharapkan mampu menciptakan transparansi serta ketepatan sasaran program pemerintah.
Cara Cek Desil Bansos via Aplikasi Kemensos
- Unduh aplikasi “Cek Bansos” di smartphone (Android/iOS).
- Registrasi akun dengan menyiapkan KTP & KK.
- Login menggunakan akun yang sudah dibuat.
- Pilih menu Cek Bansos.
- Masukkan data sesuai identitas diri.
Dengan informasi ini diharapkan semoga masyarakat paham dan dapat mengecek desilnya masing-masing sehingga bantuan-bantuan yang disalurkan nantinya dapat transparan dan tepat sasaran.
Selain lewat aplikasi, bisa juga lewat website. Caranya malah lebih mudah, bisa ikuti panduan: Cara Mengecek Desil 1 Sampai 10 Lewat Google HP
Pengaruh Desil terhadap penerima bansos
Apa kaitannya data desil dengan penerima bansos? Ada prioritas khusus untuk masing-masing data. Secara ringkasnya sebagai berikutini.
- Program Keluarga Harapan (PKH): DESIL 1-4.
- Program Sembako (BPNT): DESIL 1-5.
- Prorgam Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK): DESIL 1-5 (atau asesmen).
- Atensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI): DESIL 1-5 (atau asesmen).
- Bansos lain dari Kemensos: DESIL 1-5 (atau asesmen).
Jika memang data desil tidak sesuai kenyataan, bisa langsung mengajukan sanggah dengan menurunkan desil. Caranya, bisa baca saja artikel khusus ini Cara Menurunkan Desil DTSEN 6-10 untuk Bansos