Kemendikdasmen Gelar Lomba Kemerdekaan Sambut HUT Ke-81 RI

Kemendikdasmen menggelar lomba Wajah Pendidikan dan Cerita Pendidikan untuk menyemarakkan HUT ke-81 RI. Cek syarat dan cara daftarnya di sini.

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) resmi menghadirkan kompetisi nasional dalam rangka menyemarakkan Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Program ini terbagi ke dalam dua kategori utama, yakni Lomba Wajah Pendidikan dan Lomba Cerita Pendidikan.

Ajang bergengsi ini membuka kesempatan luas bagi guru, tenaga kependidikan, murid, hingga masyarakat umum di seluruh Indonesia untuk berpartisipasi. Selain menyemarakkan peringatan kemerdekaan, kompetisi ini bertujuan mengapresiasi serta mendokumentasikan berbagai praktik baik di dunia pendidikan tanah air.

Sub-kategori Menghias Sekolah Gerakan ASRI

Kategori Wajah Pendidikan menghadirkan lomba menghias sekolah berbasis gerakan ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah). Peserta diminta mengunggah video kreasi berupa Instagram Reels dengan durasi 2 hingga 3 menit.

Video tersebut harus menampilkan proses kreatif seluruh warga sekolah dalam menghias lingkungan belajar dengan nuansa kemerdekaan. Penilaian berfokus pada kekompakan serta penerapan prinsip sekolah yang aman dan resik.

Sub-kategori Inspirasi Kemerdekaan Foto dan Video

Peserta dapat membagikan cerita perjuangan pendidikan yang inspiratif melalui kombinasi media visual. Karya yang dikirimkan mencakup maksimal 5 foto terbaik serta 1 video singkat berdurasi maksimal 1 menit.

Seluruh konten visual harus merekam momen edukatif yang menggugah semangat kemerdekaan. Karya ini diharapkan mampu menyebarkan pesan positif serta memotivasi insan pendidikan di daerah lain.

Sub-kategori Menggambar di Interactive Flat Panel IFP

Kemendikdasmen mendorong pemanfaatan teknologi digital melalui lomba melukis di perangkat Interactive Flat Panel (IFP). Peserta wajib mengunggah 1 foto hasil karya akhir beserta 1 video proses pembuatan berdurasi maksimal 1 menit.

Kegiatan ini bertujuan memperlihatkan kreativitas siswa dan guru dalam memanfaatkan fasilitas pembelajaran modern. Inovasi digital dinilai menjadi elemen penting dalam mendukung transformasi pendidikan masa depan.

Sub-kategori Dokumentasi Aktivitas Revitalisasi Sekolah

Lomba ini menyoroti perubahan fisik dan suasana belajar di sekolah-sekolah yang telah menerima program bantuan revitalisasi. Peserta dapat mengirimkan maksimal 5 foto aktivitas serta 1 video gaya a day in my life at school berdurasi maksimal 1 menit.

Konten ini bertujuan menunjukkan dampak positif transformasi fasilitas pendidikan terhadap kenyamanan belajar siswa. Dokumentasi yang diunggah harus mencerminkan suasana belajar yang aktif dan menyenangkan.

Sub-kategori Surat untuk Presiden Republik Indonesia

Pada kategori Cerita Pendidikan, terdapat kompetisi menulis karya berupa surat tangan yang ditujukan langsung kepada Presiden. Peserta harus mendokumentasikan surat tersebut dalam bentuk foto atau hasil scan yang dilengkapi desain sampul menarik.

Karya diunggah ke media sosial Instagram dengan mengangkat tema besar pendidikan dasar dan menengah. Lomba ini menjadi wadah aspirasi jujur dari murid, guru, maupun masyarakat untuk kemajuan pendidikan nasional.

Sub-kategori Menulis Inspirasi Kemerdekaan Pendidikan

Kompetisi ini mengajak peserta membagikan kisah perjuangan di bidang pendidikan dalam bentuk artikel naratif. Cerita diunggah secara lengkap di platform blog pribadi, sementara rangkuman visual disajikan dalam bentuk komedi slide atau carousel Instagram.

Peserta wajib mencantumkan tautan artikel blog pada kolom takarir (caption) unggahan. Format ini dirancang agar tulisan mendalam di blog tetap mendapatkan perhatian luas di media sosial.

Sub-kategori Menulis Cerita Pemanfaatan IFP dan Rumah Pendidikan

Peserta ditantang membagikan pengalaman nyata saat memanfaatkan fasilitas IFP maupun platform Rumah Pendidikan dalam proses belajar mengajar. Artikel ulasan lengkap diunggah ke blog, sedangkan ringkasan informatif dibuat dalam bentuk carousel media sosial.

Tautan menuju blog harus disematkan secara jelas pada takarir unggahan Instagram. Cerita yang dibagikan diharapkan menjadi referensi praktis bagi pendidik lain dalam mengintegrasikan teknologi di kelas.

Sub-kategori Menulis Cerita Program Revitalisasi Sekolah

Lomba tulisan ini berfokus pada kisah inspiratif di balik proses dan dampak dari kegiatan revitalisasi sekolah. Peserta menyusun artikel mendalam di blog serta membuat tampilan carousel Instagram yang menarik.

Melalui kompetisi ini, pengalaman lapangan terkait perbaikan sarana sekolah dapat terdokumentasi dengan baik. Langkah ini diharapkan mampu menyebarkan pesan positif mengenai pemerataan kualitas fasilitas pendidikan.

Ketentuan Umum dan Syarat Keikutsertaan Peserta

Seluruh peserta lomba merupakan Warga Negara Indonesia (WNI) dan tidak dipungut biaya pendaftaran apa pun. Setiap peserta diperbolehkan mengirimkan lebih dari satu karya yang orisinal, belum pernah dipublikasikan, serta tidak sedang diikutsertakan dalam kompetisi lain.

Perlu dicatat bahwa seluruh pegawai Kemendikdasmen dilarang keras mengikuti lomba ini demi menjaga netralitas.

Pendaftaran dilakukan secara daring melalui tautan resmi:

Tahapan Penilaian dan Penentuan Pemenang Lomba

Proses penjurian dilakukan secara transparan melalui dua tahap evaluasi yang terstruktur. Tahap pertama difokuskan pada penilaian performa unggahan di media sosial, yang meliputi tingkat keterlibatan (engagement rate) seperti jumlah suka, komentar, bagikan, simpan, dan unggah ulang.

Pada tahap kedua, dewan juri akan memilih 5 karya terbaik sebagai pemenang utama dari 20 kandidat teratas yang lolos seleksi performa media sosial. Seluruh karya yang didaftarkan menjadi hak kolaborasi dan dapat dipublikasikan oleh panitia dengan tetap mencantumkan kredit pembuatnya.

Tagar (#)

WajibPilihan PesertaPilihan Tema Lomba
#LombaHUT81RI #PendidikanBermutuuntukSemua #IndonesiaBerdaulatAdildanMakmur#GTK #Murid #MasyarakatWajah Pendidikan
#SekolahASRI #InspirasiKemerdekaan #MenggambarIFP #WajahRevitalisasi Cerita Pendidikan  #SuratuntukPresiden #InspirasiKemerdekaan #CeritaIFP #CeritaRevitalisasiSekolah