UIN Syarif Hidayatullah Jakarta resmi membuka Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) 2026 di kampus Ciputat pada Rabu, 26 Agustus 2026. Acara bertema “Cerdas Berteknologi, Bijak Berekologi: Wujudkan Generasi Ulu al-Albab untuk Peradaban Bangsa” ini diikuti oleh 9.448 mahasiswa baru dari 12 fakultas. Pembukaan diwarnai upacara resmi, pembacaan Panca Satya Mahasiswa, hingga aksi penanaman pohon di area kampus.
Penyelenggaraan acara tahunan ini menjadi langkah awal penyambutan ribuan penuntut ilmu baru sebelum memasuki perkuliahan resmi. Penanaman pohon di area kampus sengaja disisipkan sebagai bentuk edukasi nyata menjaga kelestarian lingkungan hidup.
Kehadiran jajaran pimpinan dan tokoh nasional membawa pengarahan penting bagi masa depan para anak muda tersebut. Berbagai pesan moral disampaikan agar para pemuda ini siap menghadapi perkembangan zaman yang serba digital.
Dorongan Integritas dari Ketua Ombudsman RI
Ketua Ombudsman RI periode 2026–2031, Nuzran Joher, hadir memberikan pidato kunci di depan ribuan peserta. Ia menegaskan pentingnya membangun kejujuran diri sejak pertama kali menginjakkan kaki di perguruan tinggi.
Kemampuan memanfaatkan perangkat digital harus dilandasi moral yang kuat agar tidak disalahgunakan. Penguasaan alat canggih tanpa kontrol diri justru memicu berbagai kejahatan siber dan penyebaran berita bohong.
Kepedulian terhadap lingkungan sekitar juga membutuhkan keberanian untuk menyuarakan kebenaran. Tanpa tindakan nyata, kerusakan alam di berbagai daerah akan terus terjadi tanpa ada pembenahan.
Pesan Rektor Soal Kebijaksanaan Penggunaan Teknologi
Rektor UIN Jakarta Prof. Asep Saepudin Jahar mengingatkan peserta agar tidak bergantung sepenuhnya pada kecerdasan buatan. Perangkat digital seperti sistem AI hanyalah alat bantu penunjang kegiatan belajar harian.
Manusia harus tetap memegang kendali atas perkembangan mesin dan komputer di masa depan. Akal sehat serta daya pikir jernih menjadi pembeda utama antara manusia dan alat kecerdasan buatan.
Konsep Ulu al-Albab diangkat untuk membentuk karakter pembelajar yang memiliki kedalaman nilai spiritual. Pengetahuan yang didapat di ruang kelas harus membawa manfaat nyata bagi kemajuan masyarakat luas.
Pembagian Sesi Rangkaian Orientasi Kampus
Ketua Pelaksana PBAK 2026 Dr. Aktobi Ghozali menjelaskan seluruh kegiatan orientasi berlangsung selama lima hari berturut-turut. Rangkaian acara dimulai dari tingkat universitas hingga pengenalan organisasi kemahasiswaan.
Pada hari pertama, sebanyak 6.199 peserta mengikuti pembekalan materi yang terbagi di dua lokasi utama. Sebanyak 4.627 orang berkumpul di Lapangan Utama dan 1.572 orang ditempatkan di Auditorium Harun Nasution.
Hari kedua dilanjutkan oleh 3.249 peserta dari empat fakultas tersisa di lokasi yang sama. Total peserta yang tercatat mengikuti seluruh proses penyambutan ini mencapai 9.448 orang.
Pembekalan Dunia Kerja dari Praktisi Digital
Praktisi komunikasi digital Ahmad Dekatama Putra Zaman ikut hadir memberikan motivasi kepada para peserta. Ia mengingatkan bahwa capaian IPK tinggi hanyalah bagian dari syarat administrasi saat melamar pekerjaan.
Pengalaman berorganisasi, keikutsertaan lomba, dan program magang menjadi pembeda utama dalam berkarier. Pengalaman lapangan akan membentuk nilai tambah yang dilirik oleh berbagai perusahaan papan atas.
Ia juga mengajak mahasiswa untuk memanfaatkan media sosial sebagai sarana penyampai aspirasi publik. Menyampaikan kritik atas ketidakadilan di Indonesia bisa dilakukan lewat penyajian data yang valid.
Jadwal Kegiatan PBAK 2026
- PBAK Tingkat Universitas: Rabu–Kamis, 26–27 Agustus 2026.
- PBAK Fakultas dan Program Studi: Jumat–Sabtu, 28–29 Agustus 2026.
- Kampung UKM: Minggu, 30 Agustus 2026.
- Total Peserta: 9.448 mahasiswa baru dari 12 fakultas.
Tokoh Penting yang Hadir di Kampus
Pembukaan orientasi ini dihadiri oleh jajaran pejabat publik serta para pakar komunikasi nasional. Wakil Menteri Dalam Negeri RI Dr. H. Bima Arya Sugiarto turut hadir memberikan pembekalan.
Gubernur DKI Jakarta Dr. Ir. Pramono Anung Wibowo dan cendekiawan Dr. Yudi Latif ikut membakar semangat peserta. Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang Selatan Maria Teresa Suhardja juga tampak di jajaran tamu undangan.
Mantan Rektor UIN Jakarta Prof. Dr. Hj. Amany Burhanuddin Umar Lubis ikut mendampingi Rektor di panggung utama. Kehadiran para tokoh ini mempertegas komitmen kampus dalam melahirkan calon pemimpin bangsa.
Menatap Musim Perkuliahan Baru
Panitia memastikan seluruh tahapan pengenalan kampus berjalan aman dan tertib hingga hari terakhir. Pembekalan dari para praktisi diharapkan menjadi modal awal untuk menjalani masa studi.
Rangkaian acara akan resmi ditutup lewat penjelajahan Kampung UKM di area Kampus Ciputat. Para mahasiswa baru siap memulai perjalanan akademik mereka untuk mencetak prestasi terbaik.