Kemendagri Rilis Jumlah Penduduk Indonesia per 2026: Tembus 290 Juta Jiwa

Kemendagri merilis jumlah penduduk Indonesia per 2026 yang mencapai 290,12 juta jiwa dengan dominasi kelompok usia produktif.

Fakta Data – Data Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri mencatat jumlah penduduk Indonesia per 2026 semester I mencapai 290.125.073 jiwa. Lonjakan ini mengonfirmasi bahwa mayoritas populasi nasional berada dalam rentang usia produktif, yaitu 15–64 tahun, yang mencapai 201.060.449 jiwa atau 69,30 persen dari total warga.

Tingginya proporsi penduduk usia kerja ini memperkuat struktur demografi nasional di tengah perubahan dinamika populasi. Peningkatan kelompok produktif sebesar 0,27 persen dari semester sebelumnya memberikan dorongan nyata bagi ketersediaan tenaga kerja di berbagai sektor pembangunan.

Jumlah Penduduk Indonesia Menurut Kelompok Umur

(Semester I 2026)

Dominasi Usia Produktif

Kelompok penduduk berusia 15–19 tahun menjadi penyumbang terbesar dalam kategori produktif dengan angka mencapai 23.791.077 jiwa. Secara keseluruhan, distribusi kelompok usia kerja terbagi secara merata di berbagai tingkatan umur.

Kondisi demografi ini menunjukkan bahwa setiap 100 orang penduduk tanah air mencakup 69 warga usia produktif, 23 anak-anak, dan 8 warga lanjut usia. Perimbangan angka ini menegaskan posisi Indonesia yang masih menikmati masa bonus demografi.

Penurunan Populasi Muda

Berbeda dengan kelompok produktif, porsi penduduk usia muda atau rentang 0–14 tahun mengalami penurunan sebesar 0,38 persen menjadi 65.964.460 jiwa. Angka tersebut mencakup 22,74 persen dari total populasi nasional pada paruh pertama tahun ini.

Meski porsinya menyusut, kelompok anak-anak tetap memegang pangsa terbesar kedua dalam struktur kependudukan. Sementara itu, populasi lansia berusia 65 tahun ke atas naik tipis 0,11 persen menjadi 23.100.164 jiwa.

Rincian Kelompok Umur

Berikut adalah rincian data kependudukan berdasarkan kelompok umur pada semester I 2026:

  • Usia 0–14 tahun: 65.964.460 jiwa
  • Usia 15–19 tahun: 23.791.077 jiwa
  • Usia 20–24 tahun: 23.442.785 jiwa
  • Usia 25–29 tahun: 23.004.157 jiwa
  • Usia 30–34 tahun: 21.728.354 jiwa
  • Usia 35–39 tahun: 20.709.710 jiwa
  • Usia 40–44 tahun: 21.806.120 jiwa
  • Usia 45–49 tahun: 20.387.335 jiwa
  • Usia 50–54 tahun: 18.244.041 jiwa
  • Usia 55–59 tahun: 15.541.662 jiwa
  • Usia 60–64 tahun: 12.405.208 jiwa
  • Usia 65 tahun ke atas: 23.100.164 jiwa

Pertumbuhan jumlah penduduk yang didominasi oleh usia kerja ini menjadi pijakan penting bagi pemerintah dalam merancang kebijakan publik, lapangan kerja, serta layanan sosial. Pengelolaan data kependudukan yang akurat akan memastikan pemanfaatan potensi demografi Indonesia dapat berjalan secara optimal demi mendukung kemajuan ekonomi jangka panjang.