Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) 2026 menjadi momen berharga bagi siswa baru dalam beradaptasi dengan lingkungan pendidikan yang baru. Penggunaan pantun MPLS sering dipilih sebagai media komunikasi kreatif untuk mencairkan suasana sekaligus memberikan motivasi belajar kepada para peserta didik.
Seni sastra lisan ini terbukti efektif sebagai instrumen pendidikan karakter yang ringan namun berkesan. Melalui bait-bait yang tersusun rapi, pesan moral mengenai disiplin, persahabatan, hingga tanggung jawab dapat tersampaikan dengan cara yang menyenangkan bagi para siswa.
10 Pantun Tentang Pendidikan
Pergi ke pasar membeli batik,
Jangan lupa membeli kassa.
Mari belajar dengan baik,
Demi masa depan bangsa.
Burung nuri burung dara,
Terbang tinggi ke angkasa.
Pendidikan itu tiang negara,
Pemberantas kebodohan bangsa.
Membeli buku di toko buku,
Buku cerita tentang kancil.
Jangan pernah bosan membaca buku,
Kunci sukses sejak kecil.
Pagi hari menyiram bunga,
Bunga mawar merah merekah.
Tuntutlah ilmu sampai tua,
Agar hidup makin berkah.
Ke minang membeli kain,
Kain sutra indah warnanya.
Kurangi bermain fokus belajar,
Kelak sukses jadi buahnya.
Makan nasi pakai lauk,
Lauknya ikan bumbu pedas.
Jangan malas jangan mengantuk,
Ayo belajar jadi cerdas.
Pergi berlibur ke Jakarta,
Melihat monas sangat tinggi.
Harta bisa habis seketika,
Hanya ilmu yang abadi.
Menanam padi di dalam sawah,
Sawah luas milik petani.
Sekolah bukan sekadar ijazah,
Tapi tentang mengasah budi.
Malam hari melihat bintang,
Bintang bersinar dengan terang.
Siapa yang rajin dari sekarang,
Masa depannya akan cemerlang.
Membeli jamu di kota lama,
Jamu diminum badan sehat.
Hormati guru yang utama,
Agar ilmumu penuh manfaat.
5 Pantun Khusus Kata MPLS / MPLS Ramah
Pergi ke dapur membuat jamu,
Jamu diminum bersama teman.
Selamat datang siswa baru,
Ikuti MPLS dengan nyaman.
Memetik mangga di pohon rendah,
Mangga manis rasanya segar.
Mari ikuti MPLS Ramah,
Tanpa kekerasan siap belajar.
Membeli kain berwarna merah,
Kain dijahit menjadi baju.
Sekolah kita MPLS Ramah,
Sambut siswa siap melaju.
Jalan-jalan ke kota Blitar,
Jangan lupa membeli sukun.
Ayo MPLS dengan pintar,
Cari kawan belajar tekun.
Mendengar lagu memakai kaset,
Lagu lama merdu suaranya.
Mari sukseskan MPLS ini,
Sekolah baru penuh ceria.
Penggunaan pantun dalam MPLS 2026 diharapkan mampu menjadi perekat sosial yang kuat bagi seluruh elemen sekolah. Dengan pendekatan kreatif ini, transisi siswa baru menuju lingkungan pendidikan yang baru akan berjalan lebih luwes, serta menanamkan nilai budaya lokal yang positif dalam kegiatan belajar mengajar ke depan.