Memasuki dunia perkuliahan menuntut kesiapan yang matang dari para mahasiswa baru (maba) agar proses belajar mengajar berjalan dengan lancar. Salah satu langkah awal yang wajib dilakukan adalah melengkapi berbagai daftar barang yang dibutuhkan mahasiswa baru sebelum jadwal kuliah pertama dimulai. Kesiapan seluruh perlengkapan ini menjadi kunci penting demi mendukung kelancaran kegiatan belajar mandiri di perguruan tinggi.
Perlengkapan akademik yang memadai akan membantu mahasiswa dalam beradaptasi dengan lingkungan pendidikan tinggi secara cepat. Penyesuaian peralatan dengan kebutuhan jurusan juga harus diperhatikan sejak awal oleh para mahasiswa baru.
1. Laptop
Laptop menempati urutan paling atas sebagai perangkat teknologi yang tidak bisa dipisahkan dari aktivitas harian mahasiswa. Kegunaan utamanya adalah untuk mencatat materi kuliah, mengetik laporan, hingga menyelesaikan berbagai tugas dari dosen.
Manfaat kepemilikan laptop secara pribadi akan sangat terasa karena mahasiswa bisa mengerjakan tugas secara fleksibel di mana saja. Spesifikasi laptop ini sebaiknya disesuaikan dengan program studi, seperti jurusan film yang memerlukan gawai berspesifikasi tinggi untuk mengedit video.
Kalau gak punya gimana?
Sebenarnya untuk semester 1 dan 2 belum punya laptop tidaklah begitu masalah. Bisa diakali dengan belajar bareng temen atau mungkin sewa temen kosan kalo pas lagi longgar. Pinter-pinter saja atur jadwal buat bisa meminjam.
Selain itu, di perpustakaan juga tersedia untuk beberapa PC yang bisa dipakai juga. Yang penting tau waktu aja ya.
2. Flashdisk
Sebagai pelengkap, media penyimpanan fisik tetap diperlukan berdampingan dengan akun penyimpanan internet seperti Google Drive. Komponen portabel tersebut mempermudah pengamanan file tugas agar dapat dibuka kapan saja tanpa ketergantungan koneksi internet.
- Flash Disk: Manfaat dari alat ini terletak pada harganya yang murah serta ukurannya yang kecil sehingga praktis dibawa ke kampus.
- Hard Disk Eksternal: Alat ini menawarkan kapasitas ruang yang jauh lebih besar untuk menyimpan file video atau dokumen berukuran raksasa.
Memang sih sekarang sudah ada Google Drive ya. Namun, untuk masalah cetak mencetak alias ngeprint, kayaknya flashdisk masih sangat diperlukan. Bisa juga pakai alternatif OTG dari HP ke laptop.
3. Smartphone Pastinya
Ponsel pintar atau smartphone memiliki peran multifungsi untuk mendukung komunikasi harian, diskusi kelompok, hingga melihat jadwal kuliah. HP juga berfungsi sebagai alat belajar cadangan saat mahasiswa harus mengikuti kelas daring melalui aplikasi Zoom atau Google Classroom.
Keuntungan utama penggunaan telepon seluler adalah meningkatkan kecepatan koordinasi antar-mahasiswa maupun dengan dosen. Namun, penggunaan gawai di dalam ruang kelas harus tetap mematuhi peraturan serta izin dari dosen pengajar masing-masing.
4. Buku Catatan dan Alat Tulis
Binder atau buku catatan konvensional menjadi alat tulis yang tetap penting bagi mahasiswa untuk merangkum penjelasan dosen secara manual. Menggunakan buku fisik terbukti membantu mempertajam daya ingat mahasiswa sewaktu membaca ulang materi di rumah.
- Buku Catatan (Binder): Menjadi pilihan utama untuk menulis saat dosen melarang penggunaan laptop atau HP di dalam kelas.
- Alat Tulis Dasar: Perlengkapan dasar wajib meliputi pulpen, pensil, penghapus, dan pemutih koreksi (correction tape).
- Penanda Warna (Stabilo): Berfungsi untuk menandai kalimat penting pada buku teks agar mudah dicari saat belajar ujian.
5. Buku Referensi Kuliah
Buku cetak atau buku teks wajib menjadi acuan utama bagi mahasiswa untuk mendalami materi perkuliahan secara mandiri di luar jam kelas. Membaca buku referensi secara teratur bermanfaat untuk meningkatkan pemahaman dan memperluas wawasan akademik mahasiswa.
Literatur wajib atau buku panduan yang digunakan untuk memperdalam materi kuliah secara mandiri. Sebisa mungkin literatur yang dibeli juga sesuai dengan apa yang diajarkan dosen untuk menekan pengeluaaran. Tetapi, kalo punya uang banyak sih bisa membeli banyak buku ya. Meningkatkan literasi juga pada akhirnya.
6. Tas Kuliah
Wadah untuk membawa semua perlengkapan di atas, mulai dari tas ransel hingga tas jinjing kain (tote bag).
7. Lemari
Untuk wadah pakaian kuliah dan sehari-hari agar tidak berantakan. Kadang tidak semua kos memberikan benefit lemari. Kalau sudah ada, bisa beli kayak keranjang baju aja untuk menaruh baju kotor. Kebersihan dan kerapian kamar menjadi modal awal kita bisa nyaman dan fokus belajar.
8. Meja Belajar
Sekarang beli meja gak susah-susah amat dan beli aja meja lipat dari kayu. Kenapa kok kayu? Biar tahan lama dan uang yang keluar bisa efisien. Bisa dipakai 4 tahun lah nanti. Jika ada uang lebih, bisa beli meja yang tinggi dan juga kursinya yang ergonomis.
Penyediaan seluruh barang yang dibutuhkan mahasiswa baru ini diharapkan menjadi modal awal untuk meraih keberhasilan studi di kampus. Kesiapan fisik yang matang sejak awal akan membangun kepercayaan diri mahasiswa dalam menghadapi lingkungan belajar yang baru. Baca tips lainnya di topik Tips Kuliah bagi Mahasiswa.