Etika dalam mengirimkan pesan kepada kakak tingkat (kating) di lingkungan kampus memerlukan perhatian khusus agar komunikasi berjalan dengan sopan. Banyak mahasiswa baru merasa khawatir melakukan kesalahan tata krama saat menghubungi senior mereka melalui aplikasi pesan singkat.
Guna menghindari hal tersebut, mahasiswa perlu memahami tata cara berkomunikasi yang baik agar maksud pesan tersampaikan secara jelas dan direspons dengan positif. Pembiasaan komunikasi yang santun ini berlaku bagi seluruh civitas akademika untuk membangun relasi yang sehat di perguruan tinggi.
1. Buka dengan Salam dan Kenalan
Langkah awal yang wajib dilakukan oleh mahasiswa ketika menghubungi senior adalah menyampaikan salam pembuka secara formal sesuai waktu pengiriman pesan. Pengirim pesan dilarang keras memulai obrolan hanya dengan menggunakan satu huruf singkatan karena dinilai tidak menghormati penerima pesan.
Setelah menyampaikan salam, mahasiswa harus segera memperkenalkan identitas diri mereka secara lengkap kepada kakak tingkat. Informasi yang perlu dicantumkan minimal terdiri atas nama lengkap serta asal program studi atau fakultas dari pengirim pesan tersebut.
2. Tulis Inti Pesan
Tahap berikutnya adalah mengutarakan tujuan pengiriman pesan secara langsung pada inti persoalan tanpa berbelit-belit. Penyampaian informasi yang ringkas dan jelas akan membantu senior memahami keperluan mahasiswa baru dengan lebih cepat.
- Salam: Awali dengan ucapan selamat pagi/siang/sore atau assalamualaikum.
- Identitas: Sebutkan nama dan program studi menggunakan kata ganti “saya”.
- Inti: Tuliskan pertanyaan atau maksud utama secara padat.
- Apresiasi: Selalu sertakan kata tolong, maaf, dan terima kasih.
3. Contoh Pesan
Sebagai acuan penulisan, mahasiswa dapat meniru beberapa contoh format pesan yang sudah disesuaikan berikut ini:
Contoh 1:
“Selamat siang kak, saya Anisa dari Prodi Biologi. Kak, apa berkenan jika saya bertanya tentang administrasi kampus? Ada yang belum saya pahami. Terima kasih kak.”
Contoh 2 :
“Assalamualaikum kak, perkenalkan saya Ayu dari Prodi Biologi. Saya ingin bertanya tentang pendaftaran organisasi BEM, kak. Apakah bisa dijelaskan sistem pendaftarannya bagaimana kak? Terima kasih.”
Contoh 3:
“Selamat sore kak, aku Budi dari program studi biologi yang sekelas dengan kakak. Apa kakak berkenan ikut kelompokku kak? Terima kasih kak.”
Contoh 4: Menghubungi setelah lolos seleksi SNBP/SNBT
Selamat siang kak, mohon maaf mengganggu waktunya, perkenalkan nama saya …, puji Tuhan kemarin saya lolos sbmptn di … kak. kemarin saya lihat di instagram untuk yg lolos menghubungi cp yg tertera, dan ada contact kakak, mohon maaf kak apa sudah ada grup angkatan?
Contoh 5:
Assalamu’alaikum wr. wb., Selamat Sore. Sebelumnya mohon maaf mengganggu waktu istirahat kakak. Perkenalkan, saya XXXX calon mahasiswa baru XXX prodi XXX tahun 2021. Saya ingin bergabung ke dalam grup maba XXX prodi XXX, mohon bantuannya kak. Terima kasih sebelumnya. Wassalam
Penerapan tata cara penulisan pesan yang santun ini diharapkan mampu menekan potensi kesalahpahaman dalam interaksi antara mahasiswa baru dan senior. Pola komunikasi yang terstruktur dan saling menghormati menjadi landasan utama dalam menjaga hubungan akademis yang harmonis di lingkungan universitas.
Dapatkan informasi tips lainnya di kategori Tips Kuliah Mahasiswa.