Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) resmi meluncurkan situs web khusus untuk mendukung pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran baru. Agenda yang bertajuk MPLS Ramah 2026 ini dirancang sebagai fase awal bagi siswa baru untuk beradaptasi dengan iklim institusi pendidikan. Berbeda dengan regulasi tahun lalu, skema orientasi periode ini mengintegrasikan rangkaian evaluasi kompetensi dan deteksi dini perkembangan anak.
Langkah sosialisasi komprehensif mulai digencarkan oleh pihak panitia dan satuan pendidikan sebelum seluruh rangkaian kegiatan dimulai di lingkungan sekolah.
Langkah ini diambil guna menjamin pemenuhan hak anak serta membangun pengalaman belajar positif yang berkesadaran, bermakna, dan bergembira. Melalui konsep teranyar ini, Kemendikdasmen berupaya mengikis habis segala bentuk kekerasan, perundungan, intoleransi, dan penindasan di ekosistem pendidikan Indonesia. Sekolah ditargetkan mampu bertransformasi menjadi rumah kedua yang aman, nyaman, bahagia, tenang, serta damai bagi seluruh peserta didik.
Tema MPLS 2026 dan Payung Hukum
Pelaksanaan kegiatan tahun ini mengusung jargon utama “Hari Baru, Aman dan Nyaman di Sekolah”. Kehadiran tema tersebut ditujukan untuk memberikan ruang aman bagi anak dalam memulai kalender akademik di awal semester.
Seluruh tata laksana institusi pendidikan dalam menyelenggarakan masa orientasi wajib bersandar pada regulasi hukum yang berlaku. Berikut adalah daftar dokumen legalitas yang mengikat kebijakan operasional sekolah:
- Permendikdasmen Nomor 12/2026 tentang MPLS.
- Kepmendikdasmen Nomor 198/2026 tentang Uraian Materi MPLS Ramah.
- Buku Rujukan Kegiatan MPLS Ramah 2026.
Logo Resmi MPLS Ramah 2026
Pihak manajemen sekolah yang hendak memproduksi alat peraga kampanye atau poster informasi dapat memanfaatkan logo resmi yang didistribusikan melalui portal kementerian. Sebelum memasuki hari pertama masuk sekolah, institusi pendidikan diwajibkan melakukan sosialisasi kepada orang tua atau wali murid. Proses diseminasi informasi ini dapat ditempuh melalui surat resmi, pertemuan tatap muka, ataupun saluran komunikasi digital.
Silakan unduh di sini:
Sosialisasi Penting ke Wali Murid
Ada enam poin pokok yang wajib dipaparkan kepada wali murid selama tahapan sosialisasi berlangsung:
- Tujuan, asas, materi, jadwal, dan larangan MPLS Ramah.
- Kesepakatan tata tertib melalui pakta integritas atau media sejenis.
- Edukasi tentang kesehatan dan kebugaran anak, serta advokasi pendaftaran CKG.
- Peran panitia, peran orang tua/wali serta kanal pelaporan.
- Edukasi parenting dan penguatan karakter melalui makan sehat bergizi.
- Deteksi dini dan pengisian instrumen data murid baru.
Pembagian Klaster Materi Berdasarkan Prioritas Presiden
Kurikulum pengenalan domestik ini diklasifikasikan ke dalam dua struktur besar, yakni materi utama dan materi pilihan. Muatan konten utama diselaraskan langsung dengan program kerja prioritas Presiden Indonesia, yang berfokus pada Gerakan ASRI serta Gerakan Rukun Sama Teman.
1. Struktur Materi Utama
- Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat.
- Pagi ceria.
- Sopan santun bermedia sosial.
- Budaya 5S (senyum, sapa, salam, sopan, dan santun).
- Gerakan Indonesia Aman, Sehat, Resik, Indah.
- Gerakan Rukun Sama Teman.
2. Struktur Materi Pilihan Berdasarkan Jenjang Pendidikan
- Jenjang TK: Edukasi kesehatan tubuh, proteksi diri, permainan tradisional, serta mitigasi interaksi dengan individu asing.
- Jenjang SD: Pengenalan karakteristik sekolah serta penyuluhan bahaya NAPZA lewat stimulasi pencegahan “permen dari orang tidak dikenal”.
- Jenjang SMP: Pencegahan penyalahgunaan zat adiktif (Napza) dan internalisasi budaya institusional yang berbasis pada kekhasan sekolah.
- Jenjang SMA: Sosialisasi bahaya narkotika, pemahaman fenomena sosial perilaku remaja, pengenalan budaya K3, serta karakteristik sekolah.
- Jenjang SLB: Pengenalan kekhasan institusi, identifikasi fungsi bagian tubuh, proteksi mandiri, pengetahuan bahaya narkoba, dan kesehatan remaja.
Perubahan Baru: Ada Aturan Teknis dan Sistem Evaluasi Murid
Pemerintah menerapkan transformasi struktural pada mekanisme pelaksanaan orientasi untuk meningkatkan mutu pengelolaan data siswa. Perubahan paling mencolok terdapat pada kewajiban penyelenggaraan ujian pemetaan pada hari ketiga pelaksanaan kegiatan.
Seluruh data hasil evaluasi akan diproses secara terpusat oleh sistem digital Kemendikdasmen untuk kemudian didistribusikan kembali kepada guru, kepala sekolah, dan orang tua. Berikut adalah rincian teknis aturan baru yang mulai diimplementasikan tahun ini:
- Penyelenggaraan Tes Serentak: Pada hari ketiga, selama 90 menit, murid akan mengerjakan 3 tes yang meliputi identifikasi kondisi sosial-emosional dan konsentrasi belajar, asesmen literasi membaca dan numerasi, serta identifikasi bakat dan minat.
- Manajemen Data Terpusat: Formulir, pengolahan data, dan penyajian hasil dikelola oleh Kemendikdasmen. Laporan hasil tes tersedia untuk setiap murid dan rekapitulasi di tingkat sekolah yang dapat diakses via sistem digital.
- Pemanfaatan Hasil Evaluasi: Hasil asesmen digunakan oleh guru untuk merancang pembelajaran, kepala sekolah untuk program perwujudan BSAN, serta orang tua dalam pola pengasuhan domestik.
- Uji Fisik Terukur: Penambahan komponen asesmen kebugaran yang mencakup pengukuran identifikasi massa tubuh (IMT) serta pengujian fleksibilitas fisik anak.
- Fasilitas Kesehatan Gratis: Pendaftaran pemeriksaan medis tanpa biaya didorong penuh untuk berjalan sebelum dan selama rangkaian kegiatan berlangsung, yang wajib dilaporkan dalam evaluasi tahunan sekolah.
- Sistem Keamanan Domestik: Penguatan tata kelola sekolah melalui skema Deteksi Dini Budaya Sekolah Aman Nyaman untuk memetakan karakteristik dukungan murid sejak hari pertama masuk.
Penerapan regulasi baru dalam masa pengenalan lingkungan sekolah ini diharapkan mampu menciptakan iklim pendidikan yang lebih transparan dan inklusif di masa depan. Melalui sinergi data yang kuat antara pihak kementerian, guru, dan orang tua, kesiapan mental serta fisik peserta didik baru diproyeksikan dapat terpantau secara optimal sejak awal tahun ajaran.
BACA JUGA: Jadwal MPLS 2026 Kapan Dimulai