Materi MPLS Ramah 2026 TK, SD, SMP, SMA, SMK dan Link Download

Materi MPLS Ramah 2026
Materi MPLS Ramah 2026

Memasuki tahun ajaran baru, sekolah di seluruh penjuru tanah air bersiap menyambut peserta didik baru melalui Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah atau MPLS. Berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 12 Tahun 2026, materi MPLS Ramah 2026 disusun untuk menciptakan ekosistem belajar yang inklusif, aman, dan menyenangkan.

Implementasi kurikulum ini terbagi menjadi dua kelompok besar, yakni materi utama yang bersifat wajib bagi seluruh jenjang pendidikan dan materi pilihan yang disesuaikan dengan kebutuhan khas tiap sekolah.

Struktur Materi Utama MPLS Ramah 2026

Penyelenggaraan orientasi di jenjang PAUD/TK, SD, SMP, hingga SMA/SMK kini berfokus pada penguatan profil pelajar melalui pembiasaan positif yang terukur. Materi utama ini dirancang bukan hanya sebagai seremonial perkenalan, melainkan upaya mendasar dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan disiplin diri sejak hari pertama sekolah. Berikut adalah cakupan kurikulum wajib yang harus diberikan kepada setiap peserta didik baru.

1. Penerapan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat

Peserta didik diajak untuk menginternalisasi disiplin diri melalui tujuh kebiasaan harian yang menyeimbangkan aspek fisik, spiritual, dan sosial. Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat atau G7KAIH meliputi:

  • Membiasakan bangun pagi untuk melatih kesiapan memulai hari.
  • Menunaikan ibadah sebagai bentuk pemenuhan kebutuhan spiritual.
  • Melakukan olahraga rutin demi menjaga kebugaran fisik.
  • Mengonsumsi makanan sehat dan bergizi untuk mendukung pertumbuhan.
  • Menumbuhkan rasa gemar belajar agar memiliki semangat ingin tahu yang tinggi.
  • Aktif bermasyarakat dengan bersosialisasi dan peduli lingkungan.
  • Membiasakan tidur cepat untuk memastikan pemulihan energi optimal.

2. Program Pagi Ceria sebagai Pembuka Hari

Pagi Ceria merupakan program wajib sebelum kegiatan belajar dimulai untuk membangun suasana positif di lingkungan sekolah. Program ini mengintegrasikan berbagai aktivitas yang melibatkan seluruh warga sekolah, seperti:

  • Melaksanakan senam rutin melalui Senam Anak Indonesia Hebat.
  • Menyanyikan lagu kebangsaan “Indonesia Raya” untuk memupuk jiwa patriotisme.
  • Melakukan doa bersama agar kegiatan belajar mendapat keberkahan.

3. Etika Sopan dan Santun Bermedia Sosial

Di era digital, sekolah berperan penting dalam memberikan edukasi mengenai penggunaan perangkat teknologi yang beradab dan bertanggung jawab. Sopan dan santun bermedia sosial menekankan pada penggunaan bahasa yang empatik, tidak menyebarkan kebencian, serta menghindari konten yang menyerang pribadi orang lain. Keadaban digital yang ditekankan meliputi literasi untuk menangkal informasi bohong, melindungi data pribadi warga sekolah, serta mencegah kejahatan siber.

4. Pembiasaan Budaya 5S

Budaya Senyum, Salam, Sapa, Sopan, dan Santun atau 5S menjadi identitas yang memperkuat interaksi harmonis antar warga sekolah. Senyum berfungsi meredakan ketegangan, sementara sapa dan salam menjadi tanda penghormatan dan keramahan. Sopan santun dalam tindakan dan kata-kata menjadi kunci utama dalam membangun hubungan yang berkualitas di lingkungan pendidikan.

5. Gerakan Indonesia ASRI

Gerakan Indonesia ASRI yang mencakup aspek Aman, Sehat, Resik, dan Indah menjadi standar bagi terciptanya lingkungan belajar yang nyaman.

  • Aspek Aman: Melindungi seluruh warga sekolah melalui pemenuhan kebutuhan spiritual, fisik, psikologis, dan keamanan digital.
  • Aspek Sehat: Membudayakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) seperti mencuci tangan, mengonsumsi makanan bergizi, hingga penegakan kawasan tanpa rokok.
  • Aspek Resik: Mengelola kebersihan melalui kegiatan piket kelas, kerja bakti, serta penerapan prinsip reduce, reuse, dan recycle.
  • Aspek Indah: Menata ruang kelas, fasilitas umum, dan taman sekolah untuk memberikan kenyamanan visual bagi peserta didik.

6. Gerakan Rukun Sama Teman

Gerakan Rukun Sama Teman (GRST) bertujuan membangun hubungan pertemanan yang sehat, inklusif, dan saling menghargai untuk mencegah perundungan. Melalui gerakan ini, murid didorong untuk:

  • Mampu memberikan dukungan psikologis awal kepada teman sebaya.
  • Mengembangkan keterampilan komunikasi yang efektif dan positif.
  • Meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan mental melalui refleksi diri.
  • Menjunjung tinggi keadilan, kesetaraan gender, serta menolak segala bentuk diskriminasi.

Fleksibilitas Materi Pilihan untuk Kebutuhan Sekolah

Selain materi utama, satuan pendidikan diberikan kewenangan untuk menyusun materi pilihan sesuai dengan ciri khas, tradisi, maupun keunggulan lokal sekolah masing-masing. Materi ini dapat mencakup isu krusial seperti pencegahan penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya (NAPZA), hingga penguatan nilai anti-korupsi.

Penentuan materi pilihan ini bertujuan agar kegiatan pengenalan lingkungan tetap relevan dengan kebutuhan spesifik dan tantangan yang dihadapi oleh peserta didik di daerah tersebut.

Keberhasilan implementasi materi-materi di atas akan sangat bergantung pada cara penyampaian yang kreatif oleh panitia dan guru di setiap satuan pendidikan.

Harapannya, seluruh rangkaian kegiatan ini mampu menjadi landasan kuat bagi peserta didik untuk tumbuh menjadi individu berkarakter yang siap berkontribusi bagi kemajuan bangsa di masa depan.

Link Download Materi MPLS Ramah 2026

Presentasi Materi Utama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) 2026 untuk jenjang TK, SD, SMP, hingga SMA/SMK dapat diunduh melalui tautan berikut:

==>> Materi Utama MPLS 2026 (Presentasi/PPT)

Materi ini dapat dijadikan acuan oleh panitia MPLS, kepala sekolah, dan guru dalam menyusun kegiatan pengenalan lingkungan sekolah sesuai pedoman resmi Kemendikdasmen pada Tahun Ajaran 2026/2027.

Berikut link download buku panduan untuk masing-masing jenjang pendidikan: